Apa Manfaat Internet Kencang 5G

google image


Saat ini beberapa negara mulai melakukan riset untuk implementasi koneksi selular 5G yang menjanjikan internet super cepat. Korsel dan Uni Eropa misalnya, belum lama ini sepakat bekerja sama untuk mengembangkan teknologi 5G masa depan.


Apa saja sih manfaat menggelar jaringan super kencang seperti ini? Berikut ilustrasi pemanfaatan teknologi 5G di masa depan, seperti yang saya kutip dari detikINET.


1. Olimpiade dengan Teknologi 5G
Ajang olimpiade terkadang menjadi unjuk gigi teknologi baru. Terlebih lagi, olimpiade musim dingin tahun 2018 akan digelar di Pyeongchang, Korea Selatan, sedangkan olimpiade musim panas 2022 akan digelar di Tokyo, Jepang.


Kedua negara Asia itu dikenal getol mengembangkan teknologi 5G, jadi bukan tak mungkin ajang olimpiade akan dijadikan pameran implementasi jaringan super kencang itu. Hal semacam ini sudah pernah terjadi, di mana olimpiade 1964 di Tokyo jadi yang pertama disiarkan berwarna melalui satelit.


Olimpiade Tokyo 2020 mungkin menghadirkan pemanfaatan jaringan 5G, misalnya download super cepat video ukuran besar tentang olimpiade, siaran di layar super definisi tinggi, hologram para atlet untuk memeriahkan acara sampai citra gambar 3 dimensi arena pertandingan.


Barangkali saja ada pula perangkat canggih yang memungkinkan para pengunjung olimpade dari berbagai negara, mendapat terjemahan bahasa Jepang secara akurat dalam hitungan detik.


2. Internet untuk Semua Benda
Konsep Internet of Things kian populer belakangan ini. Intinya di masa depan, akan semakin banyak benda-benda saling terhubung melalui internet. Cisco memprediksi bahwa trafik data mobile di tahun 2018 akan naik 18 kali lipat dibanding saat ini, dipicu oleh trafik dari perangkat yang saling terhubung dengan perangkat lain.


Untuk membuat komunikasi M2M (machine to machine) itu berjalan lancar, diperlukan koneksi kencang. Maka di bidang ini pun koneksi 5G akan banyak dimanfaatkan.


Implementasi internet untuk semua benda ini di masa mendatang akan beragam. Implementasi basis misalnya, kulkas yang terhubung dengan smartphone untuk memberitahu jika persediaan susu di dalam sudah habis.


Implementasi lebih canggih misalnya dalam konsep Smart City, dimana berbagai perangkat dan sensor dipasang di berbagai infrastruktur kota untuk mengawasi keadaan. Sensor di jembatan misalnya, mungkin akan mendeteksi kemacetan dan menyebarkan informasi tersebut.


3. Mobil Saling Terhubung
Mobil otomatis Google yang bisa berjalan sendiri hanyalah permulaan teknologi canggih selanjutnya. Koneksi 5G di masa depan memungkinkan kendaraan dirancang makin mumpuni untuk saling berkomunikasi, sarana hiburan ataupun navigasi.


Cisco ms telah memprediksi teknologi mobil yang dapat terkoneksi dengan infrastruktur transportasi atau mobil yang lain. Karena saling terhubung, mobil pun dapat memberi peringatan tentang posisi atau kecepatan pada kendaraan lain secara real time untuk mencegah kecelakaan.


4. Perangkat Kesehatan Masa Depan
Sekarang ini, beragam perangkat seperti smartphone, gelang dan jam tangan pintar banyak yang sudah dibekali layanan sensor kesehatan. Sebut saja Galaxy S5 yang dibekali sensor detak jantung.


Di masa depan, mobile health diprediksi akan menjadi salah satu aplikasi terbesar yang memanfaatkan jaringan 5G. Perangkat wearable akan mampu menyadari perubahan kesehatan pengguna secara real time.


Informasi kesehatan seseorang pun bisa dipantau orang terdekat secara seketika. Perawatan kesehatan pun banyak yang dilakukan secara mobile.


5. Pertumbuhan Ekonomi
Salah satu alasan utama mengapa beberapa negara Eropa dan Asia berkomitmen mengembangkan teknologi 5G adalah potensinya untuk mengembangkan ekonomi di masa depan.


Jaringan 5G akan membuka inovasi dan penemuan baru yang akan membuka lebih banyak lapangan kerja. Karena itu, negara seperti Korea Selatan dan Uni Eropa saat ini sedang getol mengembangkannya.


Di Eropa khususnya, para pebisnis mulai meminta pemerintah meningkatkan kualitas infrastruktur komunikasii mobile. “5G akan menjadi darah segar untuk pengembangan ekonomi digital dan masyarakat digital jika sudah dijalankan,” kata Neelie Kreos, komisioner Uni Eropa untuk telekomunikasi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*